Calonkepaladaerah.com – Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan (Menkeu). Namun, penunjukan dirinya ternyata mengejutkan. Purbaya mengaku tidak pernah menyangka bakal dipercaya memegang jabatan strategis sebagai Bendahara Negara.
Ia menduga alasan Presiden Prabowo memilihnya tidak lepas dari penampilan saat menyampaikan materi di hadapan publik dalam sebuah acara ekonomi.
“Kan waktu Sarasehan itu saya presentasi di sana, mungkin kelihatan saya cukup jago, kelihatannya,” ungkap Purbaya usai pelantikan di Istana Negara, Senin (8/9).
Purbaya menuturkan, sebelum ditunjuk sebagai Menteri Keuangan, ia tidak pernah membicarakan posisi tersebut secara langsung dengan Presiden. Diskusi yang terjadi hanya seputar isu-isu ekonomi, itupun tidak terlalu intens.
Bahkan, ia baru mengetahui kabar penunjukan itu beberapa jam sebelum pelantikan berlangsung. “Ini juga kaget, ini kan kagetan juga. Tadi saya dikasih tahu baru, mungkin jam setengah satu. Saya pikir saya ditipu,” katanya dengan nada heran.
Tak lama setelah prosesi pelantikan, Purbaya Yudhi Sadewa langsung bergerak menuju Kementerian Keuangan. Ia tiba di Lobby Djuanda 1 Gedung Kemenkeu sekitar pukul 17.17 WIB. Kehadirannya disambut hangat oleh tiga Wakil Menteri Keuangan, yakni Suahasil Nazara, Thomas Djiwandono, dan Anggito Abimanyu.
Namun, sosok Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani, tidak terlihat dalam penyambutan tersebut.
Sebelum dipercaya sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa telah lama berkecimpung di pemerintahan. Lulusan Ilmu Ekonomi Purdue University, Indiana, Amerika Serikat itu pernah menduduki sejumlah posisi penting.
Ia tercatat pernah menjadi Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (November 2015–Juli 2016). Setelah itu, ia melanjutkan kiprahnya sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Juli 2016–Mei 2018).
Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjabat Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Marves (Mei 2018–September 2020). Jabatan strategis itu diembannya pada masa kepemimpinan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menko Maritim dan InvestasiTantangan Baru sebagai Menteri Keuangan
Dengan pengalaman panjang di berbagai kementerian, Purbaya kini memegang tanggung jawab besar sebagai Bendahara Negara. Ia akan menghadapi tantangan menjaga stabilitas fiskal sekaligus mengawal kebijakan ekonomi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.
Meski awalnya merasa kaget dengan penunjukan tersebut, Purbaya menegaskan kesiapannya untuk mengemban amanah baru. Pelantikan ini sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan kariernya di jajaran pemerintahan Indonesia.