Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi teknologi yang dikembangkan Agus Suryonugroho bersama jajaran Korlantas Polri. Menurutnya, transformasi digital yang dilakukan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih modern, cepat, dan mudah diakses masyarakat.
Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (23/5/2026), Nasky menilai kehadiran layanan berbasis digital seperti SIM Digital hingga ETLE drone mobile menunjukkan komitmen kuat Korlantas Polri dalam menghadirkan pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Sebagai Ketua Indonesia Youth Epicentrum, Nasky menyebut inovasi tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan kepolisian terus bergerak ke arah yang lebih efektif dan responsif. Ia juga menilai langkah yang dilakukan Korlantas Polri mampu mempermudah interaksi masyarakat dengan institusi kepolisian, khususnya dalam pelayanan lalu lintas.
Korlantas Polri sebelumnya diketahui menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Tahun 2026 dengan menghadirkan sejumlah inovasi pelayanan digital terbaru. Beberapa layanan yang diperkenalkan di antaranya SIM Digital serta ETLE drone mobile yang dirancang untuk mendukung efektivitas pengawasan dan pelayanan lalu lintas berbasis teknologi.
Nasky yang juga merupakan alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta menilai inovasi tersebut menjadi bagian penting dalam transformasi pelayanan publik di tubuh Polri. Menurutnya, pendekatan pelayanan berbasis digital dapat meningkatkan efisiensi sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan layanan cepat dan praktis.
Ia menambahkan, inovasi teknologi yang dikembangkan Korlantas Polri menempatkan masyarakat sebagai fokus utama pelayanan. Digitalisasi dinilai mampu menghadirkan sistem pelayanan yang lebih responsif, solutif, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Selain itu, penulis buku “Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat” tersebut menilai transformasi digital yang dilakukan Korlantas Polri sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju konsep digital welfare state. Dalam konsep tersebut, layanan publik dituntut bergerak lebih proaktif, efisien, dan berbasis teknologi.
Menurutnya, digitalisasi layanan publik menjadi solusi untuk mengurangi inefisiensi waktu sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran SIM Digital hingga ETLE drone mobile disebut sebagai bagian dari transformasi digital nasional yang terus berkembang.
Di akhir keterangannya, Nasky berharap Korlantas Polri terus menghadirkan inovasi pelayanan yang semakin memudahkan masyarakat dalam berinteraksi dengan kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan Rakernis Fungsi Lalu Lintas Tahun 2026 mengusung tema “Digitalisasi Layanan Polantas Guna Mendukung Transformasi Polri Presisi Dalam Rangka Terwujudnya Asta Cita”.
Ia menegaskan Korlantas Polri berkomitmen menjalankan arahan pimpinan dalam mendorong transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik, serta transformasi pengawasan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.