Sabtu, Januari 24, 2026
Home Tak Berkategori Dedi Mulyadi Usulkan Kebijakan Sekolah Jam 6 Pagi di Jawa Barat, Libur Hingga Sabtu

Dedi Mulyadi Usulkan Kebijakan Sekolah Jam 6 Pagi di Jawa Barat, Libur Hingga Sabtu

by Geralda Talitha
0 comment
Dedi Mulyadi

Calonkepaladaerah.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menggagas kebijakan baru yang menarik perhatian masyarakat, khususnya para orang tua dan siswa di Jawa Barat.

Ia mengusulkan agar seluruh pelajar di wilayah tersebut memulai jam sekolah lebih awal, yaitu pukul 06.00 WIB.

Kebijakan ini diiringi dengan wacana bahwa hari belajar hanya akan berlangsung hingga Jumat, memberikan waktu libur lebih panjang bagi siswa pada akhir pekan.

Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan generasi muda. “

Enggak apa-apa jam belajarnya jam 6 pagi, tapi hari Sabtu libur. Setuju enggak?” tanyanya retoris dalam video yang dipublikasikan pada 29 Mei 2025.

Ia berbagi pengalaman saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta, di mana dirinya menjadi pionir menerapkan jadwal sekolah serupa. Menurutnya, kebijakan tersebut berhasil memberikan dampak positif pada pola hidup masyarakat di wilayahnya kala itu.

Dedi menekankan pentingnya penyamaan jadwal belajar di seluruh jenjang pendidikan di Jawa Barat. Saat ini, ia mencatat bahwa sebagian besar SMA di provinsi tersebut sudah menerapkan jadwal belajar hanya hingga Jumat. Namun, tingkat SMP masih melanjutkan kegiatan belajar hingga Sabtu.

“Saya akan mengajak para kepala daerah, bupati, dan wali kota, agar hari belajarnya sampai Jumat saja. Sabtu libur,” ungkapnya. Ia berharap inisiatif ini mendapat dukungan dari para pemimpin daerah di Jawa Barat.

Kebijakan ini bukanlah langkah pertama Dedi dalam menata kehidupan siswa di Jawa Barat. Sebelumnya, ia telah memberlakukan jam malam bagi pelajar, mulai dari tingkat dasar hingga menengah. Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Gubernur dengan nomor 51/PA.03/Disdik, yang dirilis pada 23 Mei 2025.

Dalam surat tersebut, siswa diminta membatasi aktivitas di luar rumah pada malam hari, yaitu mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB.

Tujuan dari aturan ini adalah untuk mendukung program Generasi Panca Waluya Jabar Istimewa, yang fokus pada pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, sehat, dan berprestasi.

Dedi juga memerintahkan Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk berkoordinasi dengan lembaga pendidikan di tingkat menengah serta pendidikan khusus.

Selain itu, ia meminta dukungan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama untuk memastikan pelaksanaan kebijakan ini berjalan lancar.

Dengan wacana sekolah mulai pukul 06.00 pagi dan libur hingga Sabtu, Dedi berharap kebijakan ini dapat mendorong efisiensi waktu belajar sekaligus memberikan kesempatan bagi siswa untuk lebih banyak beraktivitas bersama keluarga atau masyarakat pada akhir pekan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan orang tua, ia optimistis kebijakan ini akan memberikan dampak positif dalam menciptakan generasi muda Jawa Barat yang lebih disiplin, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

You may also like

Leave a Comment

About Us

We’re a media company. We promise to tell you what’s new in the parts of modern life that matter. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo. Sed consequat, leo eget bibendum sodales, augue velit.

@2022 – All Right Reserved. Designed and Developed byu00a0PenciDesign