Selasa, Juni 2, 2026
Home Featured Kakorlantas Pastikan Jalur Tol Aman Saat Arus Balik, PJR Diperkuat dengan Sirene dan Rotator

Kakorlantas Pastikan Jalur Tol Aman Saat Arus Balik, PJR Diperkuat dengan Sirene dan Rotator

by Geralda Talitha
0 comment
penggunaan sirene dan rotator oleh PJR di jalan tol

Di tengah arus balik libur panjang yang terpantau terkendali, izin penggunaan sirene dan lampu rotator kembali menjadi sorotan. Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menegaskan moratorium penggunaan fasilitas tersebut masih berlangsung, namun memberikan pengecualian untuk petugas Patroli Jalan Raya (PJR) saat bertugas di jalan tol. Pernyataan ini disampaikan saat pemantauan arus balik di Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (1/6/2026).

Menurut Irjen Agus, penggunaan sirene dan lampu rotator oleh PJR di tol diperbolehkan khusus saat mereka mengurai kemacetan, terutama pada jam-jam padat dan rawan. Hal ini dilakukan semata-mata demi menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau kamseltibcarlantas. Ia juga mengingatkan bahwa moratorium masih tetap berlaku untuk penggunaan sirene dan rotator di luar kondisi tersebut.

“Termasuk juga pada saat Rakernis kemarin, saya mengimbau kembali bahwa penggunaan ‘tot-tot’, sirene tetap kami berlanjutkan, jadi tetap kami bekukan. Tetapi khusus untuk di jalan tol, untuk patroli jalan tol, saya izinkan untuk menggunakan itu,” ungkapnya.

PJR dengan sirene dan rotator diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan para pengendara di jalan tol, terutama mengingat suara sirene dapat berfungsi sebagai pengingat agar pengemudi tidak melaju melebihi batas kecepatan atau menggunakan bahu jalan secara tidak semestinya. Irjen Agus juga menyatakan bahwa ini bertujuan agar pada jam-jam rawan, kendaraan patroli dapat mengimbau pengendara yang melintas.

Ia mencontohkan bahwa pada sore hari, aktivitas patroli dengan sirene dan lampu rotator dilakukan guna mengatasi kepadatan kendaraan di jalur tol dari arah Puncak menuju Jakarta. Upaya ini juga difokuskan untuk menertibkan kendaraan berat seperti truk agar tetap berada di jalur kiri sesuai aturan.

Hingga hari terakhir masa libur panjang, menurut Irjen Agus, seluruh jalur tol utama dari Tol Trans Jawa, jalur ke Cikupa, hingga Trans Sumatera dilaporkan dalam kondisi aman. Ia menyampaikan bahwa kesiagaan petugas dan patroli yang dinamis di lapangan berkontribusi menekan angka kecelakaan fatal.

“Laporan dari para Dirlantas cukup terkendali. Dan kami selalu hadir di lapangan. Untuk peristiwa kecelakaan sampai saat ini cukup terkendali, tidak ada hal yang menonjol,” pungkasnya.

 

You may also like

Leave a Comment

About Us

We’re a media company. We promise to tell you what’s new in the parts of modern life that matter. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo. Sed consequat, leo eget bibendum sodales, augue velit.

@2022 – All Right Reserved. Designed and Developed byu00a0PenciDesign